Panduan Menuju Gunung Bromo

Panduan Menuju Gunung Bromo

Backpacker, ada empat jalur normal tersedia untuk mengakses Bromo/Pananjakan: dari Probolinggo lewat Cemoro Lawang, dari Malang lewat Ngadas, dari Pasuruan lewat Tosari, dan dari Lumajang lewat Burno. Probolinggo dan Malang adalah yang paling mudah. Mayoritas pengunjung memilih lewat Probolinggo.

Menuju Malang

Dari Jakarta:

Kereta ekonomi Matarmaja, Rp 51.000, 19 jam; pk 14.00 dari Stasiun Senen.

Dari Jogja:

Travel; Rp 75.000.

Dari Surabaya:

Kereta ekonomi Penataran; Rp 4.500; 2,5 jam.

Bus Non-AC; Rp 9.500; 2 jam.

Dari Denpasar:

Travel; Rp 135.000.

Menuju Probolinggo

Dari Malang:

Naik bus dari terminal Arjosari (Malang); Rp 14.000 untuk non-AC; 2,5 jam.

Dari Surabaya:

Bis; Rp 15.000; 2 jam.

Dari Jogja:

Kereta Ekonomi Sri Tanjung; Rp 26.000; 9 jam; berangkat dari Stasiun Lempuyangan pk 7.30.

Bis non-AC; Rp 45.000; 8 jam.

Dari Denpasar:

Bis non-AC; Rp 55.000.

Probolinggo – Cemoro Lawang

1. Elf/Colt berangkat sekitar 1,5 jam sekali, Rp 25.000. Ngetem nunggu penumpang bisa sampai 1,5 jam. Sudah terbatas di atas jam 4 sore. Kalau ada pun, harganya berlipat.

2. Ojeg, Rp 50.000.

Menuju Pananjakan dan Bromo

Dari Cemoro Lawang:

1. Jeep (muat 6 orang) rute Cemoro Lawang – Pananjakan – Bromo – Cemoro Lawang, Rp 275.000. Rute Cemoro Lawang – Bromo – cemoro Lawang, Rp 165.000. Kalau dari parkiran Jeep mau ke kaki tangga Bromo dengan naik kuda, tarifnya Rp 30.000. Jalan kaki masih sangat memungkinkan.

2. Naik ojeg, ke Pananjakan Rp 75.000 (tarif PP).

3. Naik kuda, ke Bromo Rp 60.000 (bukan tarif PP).

4. Jalan kaki ke Bromo, sekitar 1 jam. Sebetulnya jalan kaki ke Pananjakan juga bisa, makan waktu 2,5 jam, tapi rutenya tembus hutan, patokannya menara tinggi di puncak Pananjakan.

Dari Malang:

1. Sewa Colt (muat 8 orang) rute Malang – Pananjakan – Bromo – Malang, Rp 450.000. Spot ketemuan di Malang bisa milih. Banyak agen wisata dan hotel yang bisa ngurusin sewa Colt ke Bromo/Pananjakan.

2. Naik angkutan umum lewat Ngadas.

Penginapan

Banyak pilihan variatif dari kelas melati sampai yang berbintang empat, dan keadaan semua penginapan penuh itu jarang. Sebagai gambaran, satu rumah yang disewa dengan 3 kasur tarifnya Rp 100.000.

Waktu Terbaik

1. Musim kemarau, terutama Juli-Agustus. Pada musim hujan, awan mengganggu sunrise.

2. Bukan hari libur. Waktu libur, harga penginapan naik, pengunjung ramai.

Aktivitas Pilihan

1. Sunrise di Pananjakan atau Bromo.

2. Tracking Cemoro Lawang-Bromo, sekitar 3 km (1 jam) sampai lereng Bromo.

3. Ikut upacara Kasodo (setahun sekali).

4. Main ke Museum Bromo di Cemoro Lawang.

5. Keliling naik kuda. Sebagai patokan, rute Cemoro Lawang – lereng Bromo yang jaraknya sekitar 3 km tarifnya Rp 60.000.

6. Nongkrong sore sambil makan bakso di depan hotel Cemoro Indah atau Lava View (mudah-mudahan gak diusir sama yang punya hotel, hehe).

Tips

1. Siapkan jaket super tebal, sarung tangan, kaos kaki, dan penutup kepala. Semuanya bisa dibeli/disewa di seputaran Bromo.

2. Pakai jasa calo jeep kalau belum ada yang pernah pengalaman ke Bromo. Kekurangannya: harga lebih tinggi sekitar Rp 50.000. Kelebihannya: ada yang bangunin waktu pagi, gak perlu ribet nyari jeep di pagi buta.

3. Hapalkan tarif kalau mau naik dari terminal Probolinggo. Banyak yang kena getok di sini.

4. Lepas baterai dari kamera. Udara super dingin bikin baterai cepat tersedot.

KONTAK

1. Cak Nu
0341-787550
2. John (Travel Malang-Bromo)
0818386300

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s