Perjalanan Pertama

Assalamualaikum,

Udah lama buat blog ini, tapi belum posting apa-apa. Kali ini gue mau berbagi pengalaman tentang perjalan keluar kota yang pertama kali gue lakuin bersama seorang teman gue yang bernama Aline. Mungkin tempat yang kami kunjungi sangat dekat dan tempat wisata ini sering banget kalian dengar atau kalian sudah sering berulang kali mendatangi Tempat wisata ini. Yaitu Kebon Raya Bogor 🙂

Menurut gue itu perjalan pertama gue dan Aline pertama kali Tidak bersama orang tua, ataupun guru-guru yang mengatur jalannya tour. Tapi kami sendiri yang memberi keputusan mau kemana, berangkat naik apa, berangkat dan pulang jam berapa, dan harus makan apa. Kira-kira perjalanan waktu itu beberapa bulan setelah kelulusan SMK, tahun 2010.

Waktu itu, kami tidak ada persiapan apa-apa. Tidak membawa makanan dan minuman, hanya membawa tas berisikan dompet dan buku untuk memberi beban pada tas. (ga enak kalo bawa tas yang kosong 😀 ). Lalu untuk dokumentasi, gue membawa Hanphone Nexian G900 berkamera. Untuk hasil gambarnya kalian bisa lihat sendiri…

Menurut pas pengambilan gambar waktu itu, itu gambar terbaik. Tapi emang jaman udah semakin maju, yah jadi hasil gambar gue udah kaya gambar-gambar jadul kalah saing. hehehe :)).

Waktu itu kami berangkat sekitar pukul 10.00 pagi. Pertama gue jemput Aline lalu kita berdua menuju jalanan yang jauhnya kira-kira 100 m dari rumah ke depan Gang yaitu gang salam 6. Sekalian mau pamer, daerah rumah kita angkotnya seperti mobil pribadi lohh (kijang kapsul).  Kita pun menaiki Kijang Kapsul tersebut menuju Pasar Rebo sekitar  kurang lebih 15 menit. Kami pun menyebrangi jalan raya untuk menaiki Mini Arta Jurusan Kp.Rambutan – Bogor.

Sesampai di Pasar Rebo kami sempat dilema antara pergi ke Kebun Binatang Ragunan atau Kebon Raya Bogor. Setelah lama berfikir, akhirnya pun kami memutuskan ke Bogor. Mini Bus ini berfasilitas ac alami gelebuk, yaitu jendela yang terbuka menghasilkan angin alami. Dan di Bus sangat berdesak-desakan, maklum Rp. 3.500,- langsung sampai tujuan :D.  Gue ga inget jelas berapa lama untuk sampai Kebun Raya, yang jelas kami masih bisa melaksanakan shalat Dzuhur kok.

Kebun Raya Bogor perjalanannya sangat mudah, karena tepat berada dipinggir jalan Raya Utama Jakarta menuju Bogor. Dan tidak perlu naik turun mobil berkali-kali. Turun dari bus, lalu menyebrangi jalan sampailah kami di tempat tujuan. Karena kami tidak membawa makanan dan minuman, sebelum membeli tiket masuk kami melewati pedagang-pedagang makanan dan minuman. Pada akhirnya kami mampir sejenak membeli 1 botol Air Mineral dan cemilan untuk gue sendiri dan Aline membeli Nu Green Tea dan cemilan untuk dirinya.

Membeli 2 karcis sekitar Rp. 24.000,-. Pada akhirnya gue tahu isi dalam Kebon Raya Bogor. Menyusuri jalan yang menurut gue sepi orang dan rame banget sama pepohonan. hehehe dan itu membuat kami ga mati gaya dan narsis jepret sana-sini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Disana kami melewati pepohonan-pepohonan rindang dan besar, jembatan merah menaiki tangga yang cukup tinggi dekat pemakaman menuju Istana Bogor untuk melihat rusa, lalu kembali turun berfoto-foto di taman yang mengingatkan gue dengan Taman Bunga Nusantara, Dan masih banyak lagi yang kami lewati… tetapi kami belum sempat melihat Bungai Bangkai.hehehe Insya Allah, jika ada waktu lagi untuk pergi kesana, kami akan melihat dan mngabadikan Bunga Bangkai. Mungkin ada yang mau bergabung?? biar seru kita ramai-ramai kesana. 🙂

Sebelum jam 5 sore, kami sudah berada di luar area kebun raya untuk pulang kerumah. Kami berencana naik kereta api. Sebelumnya kami menaiki mobil angkot 03 berwarna hijau yang melewati stasiun Bogor. Lalu kami mampir sebentar melihat mall yang baru dibangun dan masih sepi penjual dan pembelinya. Kami membeli Cemilan dan minuman yaitu Roti Unyil, Gorengan dan Es Sirsak. Setelah itu kami menyusuri lorong menuju Loket untuk membeli karcis.

Wahhh, ternyata murah loh harga karcis Rp. 2.000,-/orang, karena sangat murahnya kami harus siap berimpit-impitan dengan siapapun yang berada disana. Mulai dari penumpang, penjual makanan dll dan pengamen. Belum banyak lagi aksi-aksi kejahatan yang kami lihat selama berada di dalam kereta. Kami hanya bisa sewot sendiri, karena takut. 🙂 Stasiun demi stasiun kami lewati, Sampai Stasiun Pasar Minggu baru kami turun. Kami melanjutkan Naik Angkot S15 menuju Mall Cijantung. Setelah itu menaiki mobil kijang kapsul kembali menuju gang rumah. Alhamdulillah… pada akhirnya kami sampai  rumah masing-masing sekitar pukul 19.00 Wib.

Banyak kejadian yang baru pertama kali kami alami berdua, yang menurut kami menyenangkan dan tidak terlupakan oleh kami. kami hanya ingin berbagi. Dan Bagaimana untuk pejalan pemula, rencanakan perjalanan kalian ke Kebun Raya Bogor?? Dengan cara kalian masing-masing dan berbagi dengan kami. di tunggu ya pengalaman kalian…

Budget yang keluarkan berdua ke Kebun Raya Bo gor :

Naik Kijang Kapsul (pp)      Rp.  8.000,-

Naik Mini Arta (Pergi)         Rp.  7.000,-

Naik 03 ke stasiun                 Rp.  5.000,-

Naik Kereta Api                      Rp.  4.000,-

Naik S15 (pulang)                  Rp.  5.000,-

Karcis Masuk                           Rp. 24.000,-

Makan & minum                     Rp. 40.000,- (Kurang lebihnya mohon maaf :))

Total pengeluaran 2 orang untuk perjalanan ke Kebun Raya pada tahun 2010                                           Rp. 94.000,-

“SELAMAT MENIKMATI PERJALANAN ANDA”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s